Sri Sultan Menyapa “Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning bumi”

SwaraJogja.com – Selasa 14/04/2020, Sri Sultan Hamengkubuwono X kembali menyapa rakyat Jogja. Namun kali ini sapaan Sri Sultan tidak disampaikan langsung, melainkan melalui cuitan akun twitter @humas_jogja. Akun resmi humas Pemda DIY ini mengangkat tagar #SriSultanMenyapa dengan menampilkan meme bergambar Sri Sultan dan kalimat wejangan dari leluhur Kraton Jogja.

Sapaan Sultan diberi tajuk “Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning bumi”. Kalimat ini merupakan wejangan atau ajaran  dari Sultan agung yang berarti mengasah ketajaman akal budi, membasuh malapetaka bumi. Ajaran Sultan Agung ini dirasa sesuai dengan kondisi dan situasi saat ini dimana negeri ini sedang dilanda wabah Covid-19 yang belum jelas ujungnya.

Ajaran tersebut bermakna agar kita harus meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan bersamaan dengan pelestarian lingkungan serta mengikis habis sifat-sifat serakah yang disimbolkan dengan 3G yaitu. “Golek menange dewe, golek butuhe dewe, golek benere dewe atau jika di Indonesiakan berarti “mencari menangnya sendiri, mencari butuhnya sendiri dan mencari benarnya sendiri atau dalam kata yang pendek dapat dimaknai sebagai sifat egois.

Sultan mengingatkan bahwa kini saat yang tepat bagi kita semua untuk mawas diri, apakah mementingkan kepentingan sendiri atau mendahulukan kepentingan orang banyak “migunaning tumpraping liyan”.