Ichinogami, Tidak Sekadar Menggunting dan Melipat Kertas

Hobi membuat replika dari kertas kini digemari oleh makin banyak orang. Paling tidak ada 500 orang yang tersebar di seluruh Indonesia yang menyukai hobi ini. Mereka adalah anggota perkumpulan Peri-Kertas Indonesia yang menaungi penyuka replika dari kertas. Tidak bisa dipastikan, memang, dari mana kegemaran membuat replika dari kertas ini berasal. Tetapi sejak tahun 1992, hobi ini sudah digilai banyak orang di Jepang. Karena lebih dulu populer di sana, maka istilah-istilah yang digunakan untuk menamai kegiatan ini pun merupakan istilah dari Jepang. Origami, misalnya merupakan istilah yang mungkin paling populer.

 

Dalam origami, yang sebenarnya berbeda dengan membuat replika, kertas yang dilipat tidak boleh dipotong. Akhirnya pada tahun 1994 diperkenalkan istilah Ichinogami alias replika dari kertas. Dari Jepang Ichinogami menyebar dan masuk ke Indonesia. Perkembangannya dipengaruhi oleh peran majalah Angkasa yang memberikan pola replika di setiap edisinya. Sejak itu, banyak yang mulai mendalami seni menggunting dan melipat kertas ini, meskipun bentuk-bentuknya masih terbatas pada pesawat tempur dan tank. Biaya yang murah menjadi pendorong bagi semakin populernya hobi ini di Indonesia. Satu bentuk replika sederhana hanya membutuhkan kertas, lem dan gunting atau cutter.

 

Namun, untuk penggemar yang lebih serius, hobi ini bisa menghasilkan karya yang rumit dan indah. Dan bahan-bahan yang digunakan pun semakin banyak. Tingkat kesulitan pembuatan Ichinogami juga berbeda-beda. Tergantung pola yang sedang dibuat. Dari hanya beberapa menit, bisa sampai berbulan-bulan. Tergantung tingkat kerumitannya. Tetapi, secara garis besar, tahap proses pengerjaan Ichinogami baik yang sederhana maupun yang rumit relatif sama. Semuanya diawali dengan sebuah pola yang tergambar di atas kertas. Banyak pola yang bisa diunduh dengan cuma-cuma dari internet. Kertas berpola kemudian tinggal dipotong dan ditempel.

 

Meskipun umumnya hobi ini dikerjakan secara solitary atau sendirian. Tapi mengerjakan Ichinogami bersama-sama juga menyenangkan. Setidaknya bisa menjadi alternatif berkegiatan di rumah, dari pada seharian berkutat di depan monitor komputer atau gadget memainkan game digital.

#FOLLOW US ON INSTAGRAM