Bambang Wisnu – Benyamin Paling Tegas Bicara Kemandirian Desa di Debat Terakhir

SwaraJogja.Com – Debat terakhir Pilkada Gunungkidul tahun 2020 digelar hari Selasa, 10 November 2020 di TVRI Jogjakarta. Debat kali ini menampilkan seluruh Pasangan Calon secara berpasangan setelah di debat sebelumnya sendiri-sendiri.

Dalam debat tersebut, semua calon kembali menyuguhkan visi-misi dan program yang bertemakan “Mengelola Potensi Mengatasi Resiko” sebagaimana telah ditetapkan oleh KPU Gunungkidul.

Namun demikian, dari semua pasangan calon, Bambang Wisnu-Benyamin nampak tegas menyampaikan tentang Kemandirian Desa yang menurutnya adalah kunci mengatasi segala permasalahan di Gunungkidul. Mulai dari pendataan warga miskin, Penangangan Covid dan Pengelolaan Aset Desa serta Pariwisata membutuhkan peran Desa yang kuat dan mandiri untuk menanganinya.

Desa harus diberi peran besar untuk mengelola potensi daerah khususnya di wilayahnya untuk pengembangan ekonomi warga desa. Dalam hal menangani Pandemi Covid-19 ini, pencegahan dapat dimulai dari deteksi dini dan tracing dengan melibatkan pemerintah desa beserta warganya. Pemerintah Desa juga punya peran penting dalam program recovery ekonomi akibat pandemi ini.

Dengan menekankan pada kemandirian desa diharapkan dapat mensinergikan aturan-aturan yang tertuang dalam Undang-Undang Tentang Desa dan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta. Dengan sinergi kedua peraturan perundang-undangan tersebut ditambahkan sinergi undang-undang Pemerintahan Daerah, maka Kabupaten Gungunkidul akan maju dan sejahtera masyarakatnya.